Saturday, February 1, 2020

REVIEW | Drama Korea Queen for Seven Days / Seven Days Queen (2017)


Bagi pecinta Drama Korea dengan genre Saeguk (Kerajaan) mari merapaaat..
Korea Selatan salah satu negara yang menurut saya berhasil dalam memperkenalkan 'ketradisionalan' mereka lewat enternain, salah satunya lewat Drama Korea..

Kali ini yang bakal saya bahas adalah tentang Ratu yang hanya bertahta dalam 7 hari. Kok bisa?

Nah disini ceritanya berawal dari kerajaan Dinasty Joseon di era kepemimpinan Raja Yeonsangun, yaitu raja ke-10 Joseon (btw, Joseon adalah nama sebelum sekarang menjadi Negara Korea Selatan). Dilansir dari berbagai sumber, raja Yeonsangun ini menggantikan ayahnya yaitu raja Seongjong saat ia masih berusia 18 tahun. Awalnya Raja Yeosangun ini bijaksana, tapi lama-kelamaan berubah menjadi raja yang dikenal akan kekejamannya setelah telah 'mengetahui' kematian dari ibunya, Ratu Jeheon.


Lee Dong Gun berperan sebagai Raja Yeosangun yang dikenal tegas dan kejam

Karena kekejamannya itulah maka timbul kudeta besar untuk menggulingkan tahta Raja Yeosangun. Setelah turun tahta, Raja digantikan oleh adiknya, namun beda ibu. Dia kemudian dikenal sebagai Raja JungJong (Pangeran Jinsung).



Pangeran Jinsung Saat masih muda. Awalnya ia tidak menginginkan hidup sebagai raja. Ia ingin bebas menikmati hidupnya, tidak dikekang oleh peraturan istana. Begitu juga dengan Shin Chae Kyung yang ingin bersama tanpa ada ikatan aturan di istana.


Hampir semua musuh politik Raja Yeosangun mendukung Pangeran Jinsung untuk menjadikan dia Raja. Pangeran Jinsung tidak bisa membunuh atau menyakiti Raja Yeosangun karena disatu sisi tangan kanan Raja Yeosangun, orang yang paling dekat dengan dia, tidak lain adalah mertuanya, yaitu orang tua dari Istri Pangeran Jinsung bernama Shin Chae Kyung.



Pangeran Jinsung dan Shin Chae Kyung saat dewasa

Nah klimaks dari cerita ini adalah jika sampai ada yang mengkhianati Raja, maka ia akan dihukum mati. Jika pangeran Jinsung dihukum, maka otomatis Shin Chae Kyung, istri Pangeran juga akan dihukum. Maka otomatis pula orang tuan Shin Chae Kyung juga akan dihukum. Shin Chae Kyung otomatis akan diturunkan tahtanya.



Pangeran Jinsung dan Shin Chae Kyung saat dewasa

Saat itu Shin Chae Kyung merupakan pengikut setia dari Raja Yeosangun, karena disatu sisi ia merasa iba karena tidak ada seorangpun yang menyayangi sang raja secara tulus, bahkan dari pihak keluarganya (ibu tiri, ibu dari Pangeran Jinsung, raja, dll). Sehingga disatu sisi saat Raja Yeosangun berhasil digulingkan, Shin Chae Kyung juga terkjena imbas hukumannya.



Pangeran Jinsung dan Raja Yeonsangun saat melawan memperebutkan tahta


Saat Pangeran Jinsung diangkat menjadi Raja, Ratu Dangyeon (Shin Chae Kyung) mendapat beragam kecaman dari masyarakat luar dan dari pendukung Pangeran Jinsung karena merupakan pengikut Raja sebelumnya yang telah lengser, raja Yeosangun. Meski Raja JungJong (Pangeran Jinsung) sudah berusaha mati-matian untuk mempertahan kan sang Ratu, tetap akhirnya hanya mampu bertahan selama 7 hari. Ratupun akhirnya lengser dan dikeluarkan dari Istana.

Bagi kalian pecinta genre Romantis tapi ada sedikit unsur Komedi, drama ini wajib banget kalian tonton. Ada beberapa alur yang flashback dari pengeran kecil hingga dia menjadi Raja, sehingga membuat film itu nggak bikin bosen.

Setelah baca review diatas, kalian perlu ingat bahwa kebanyakan drama saeguk korea ini tidak sepenuhnya berasal dari kisah nyata dari kerajaan korea masa lalu. Kebanyakan dari mereka memilih tokoh-tokoh yang punya karakter tertentu, kemudian mereka kembangkan ceritanya menjadi lebih epik. Dari skor 1-10, saya memberikan nilai 8 untuk drama korea Queen for Seven Days ini. Kenapa? Karena drama ini sudah sampai saya tonton berulang kali hehe..

Selamat menonton, dan tinggalkan komen dibawah yaa jika kalian sudah menonton sampai selesai :)



Beberapa bonus preview adegan-adegan di Drama Korea Queen for Seven Days